Tampilkan postingan dengan label Saykoloji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saykoloji. Tampilkan semua postingan

Tulisan ini saya dapat di psikologizone.com

Lebih dari 400 tahun sebelum Masehi, Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat yang sangat pandai dari Yunani,mengemukakan suatu teori kepribadian yang mengatakan bahwa pada dasarnya ada empat tipe temperamen.

Sebenarnya, ada beberapa teori mengenai macam – macam kepribadian. Teori yang paling popular dan terus dikembangkan adalah teori Hipocrates- Galenus. Yang merupakan pengembangan dari teori Empedokretus.

Berdasarkan pemikirannya, ia mengatakan bahwa keempat tipe temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting di dalam tubuh manusia :

1. Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning)
2. Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam)
3. Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir)
4. Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah)

Kemudian teori Hippocrates di sempurnakan kembali oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu, dimana jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang.

Berpuluh tahun lamanya tipologi yunani yang bersifat filosofis ini berpengaruh luas sekali. Bahkan psikologi modern telah mengemukakan banyak saran baru mengenai penggolongan temperamen, tetapi tidak ada yang dapat menemukan penggolongan yang lebih bisa diterima seperti yang dikemukakan oleh Hippocrates dan Galenus.

Untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai sifat temperamen yang melekat dalam setiap cairan, berikut adalah gambaran dari penggolongan manusia berdasarkan keempat bentuk cairan tersebut.

Tipe Kepribadian Choleris
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan chole. Dimana orang yang choleris adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti hidup penuh semangat, keras, hatinya mudah terbakar, daya juang besar, optimistis, garang, mudah marah, pengatur, penguasa, pendendam, dan serius.

Tipe Kepribadian Melancholis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan melanchole. Dimana orang yang melancholis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti mudah kecewa, daya juang kecil, muram, pesimistis, penakut, dan kaku.

Tipe Kepribadian Phlegmatis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan phlegma. Dimana orang yang phlegmatis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti tidak suka terburu-buru, tenang, tidak mudah dipengaruhi, setia, dingin, santai dan sabar.

Tipe Kepribadian Sanguinis
Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan sanguis. Dimana orang yang sanguinis adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti hidup mudah berganti haluan, ramah, mudah bergaul, lincah, periang, mudah senyum, dan tidak mudah putus asa.

Artikel ini masih berupa sajian pembuka...untuk lebih lengkapnya...nantikan skripsi saya...hoho

Daftar Pustaka

Sujanto, Agus, Lubis, Halem, Hadi, Taufik. 2006. Psikologi Kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara
Koeswara, E. 1991. Teori-teori Kepribadian. Bandung: Eresco


Phlegmatis phase

IKATLAH ILMU DENGAN PENA

Tulisan ini dikutip dari Psikologizone.com


Pagi ini luar biasanya terjadi hal yang jarang terjadi dalam sejarah perkuliahan semester 7…saya lupa kalau hari ini kosonk!!ketidaktahuan ini kadang berdampak sangat positif bagi saya. Karena tanpa disadari kemaren saya semalaman suntuk mengerjakan TA dengan asumsi hari ini saya bisa menebar questioner pendahuluan dan menghabisi BAB 1…NAMUN yang terjadi adalah sebaliknya..NGGEJE RIA

Indahnya lantunan music dari Sherina berjudul Better Than Love ditambah derasnya cahaya pagi yang menyembul ke dalam kamar kontrakan orang (ketauan ngendon di kontrakan temen!!) menambah semangat untuk beraktivitas produktif lebih dini…pukul 09.30 WIB (Wuih puagi buta itu..dini sekali!!)…Suasana kamar mandi yang dipenuhi suara muntahan air bukti eksistensi manusia yang akhirnya mencuci baju setelah berabad-abad hanya bergantung pada suaka Laundry…juga menambah antusiasme saya untuk melakukan sesuatu…termasuk mencuri-curi pinjam leptop temen untuk menulis tulisan ini…

Pagi ini saya menemukan tulisan menarik perihal tipologi kepribadian manusia…tipologi kepribadian???what the **** is that???hehe…berhubung saya adalah orang sok tau yang baru tau sedikit tapi sok tau dan selalu sok mau tau untuk mengetahui hal-hal yang menarik untuk diketahui…maka ada baiknya saya menuliskan pengetahuan itu…menurut buku-buku yang baru saja saya telaah, pada dasarnya manusia itu sangat unik. Antara satu dengan lainnya tak akan ada yang sama. Sekalipun kembar identik, satu ovum. Namun, dalam perkembangannya, tetap saja manusia butuh ilmu untuk mempelajari keberagaman manusia ini…bukanlah suatu hal yang lumrah bagi seorang ilmuwan apabila mengatasnamakan keberagaman dan keunikan manusia sebagai alasan untuk tidak meneliti bagaimana memahami manusia…sehingga dengan segala keterbatasan dan ke-sok tahuannya manusia merumuskan suatu metode pendekatan atau approaching method untuk meneliti keberagaman kepribadian manusia tersebut. Singkat cerita akhirnya mereka mulai mempelajari manusia itu dengan membagi-baginya kedalam klasifikasi tertentu. Hal ini dilakukan karena beberapa dasar pemikiran, salah satunya adalah keyakinan bahwa sebanyak apapun keunikan manusia, manusia tetap memiliki dasar temperamen yang tetap/sama. Sehingga manusia bisa digolong-golongkan atau diklasifikasikan. Karena psychology kepribadian adalah sesuatu yang sangat abstrak dan kadang kurang empiris----karena beberapa teori muncul sejak zaman hypocrates yang seringkali menjadikan filsafat sebagai landasan berpikir, maka ilmu ini terus menerus dikembangkan hingga seperti sekarang. Tidak seperti ilmu anatomi yang eksak, psychology cenderung bersifat social dan mengalami perubahan-perubahan…sangat tidak pasti…dan memiliki banyak sekali istilah-istilah yang kadang masih diperdebatkan…karena sifat istilah yang memang abstrak…sangat abstrak…bahkan ada golongan yang tidak mau menggolong-golongkan manusia..karena beranggapan bahwa type manusia itu jumlahnya sebanyak manusia itu sendiri..UNLIMITED!!

Namun kali ini saya hanya mencoba menyampaikan apa yang telah saya baca…psychology ini beraliran tipologi atau aliran yang menggolong-golongkan manusia…meski aliran tipologi juga bermacam-macam, diantaranya mungkin anda sudah sering mendengar... seperti tipe kepribadian manusia berdasar cairan tubuh---teori yang dikobarkan oleh hypocrates dan Galenus (JUADULLL!!!), tipe Kepribadian A dan B, tipe kepribadian berdasar bentuk wajah dll.

Namun menurut Kretcshmer manusia tergolong dalam tiga jenis. Dalam teori, penggolongan berdasar master Kretcshmer ini sering dinamakan tipologi Kretcshmer. Tipologi ini membeda-bedakan manusia berdasar bentuk fisik manusia tersebut…(WHAT!!Rasis sekali!!..hoho, sabar bung..). Menurutnya manusia itu dapat digolongkan ke dalam tipe piknis, tipe astenis atau tipe atletis.

Manusia yang bertipe PIKNIS memiliki ciri fisik seperti Dwarf (kurcaci!!)…

bentuk tubuhnya cenderung gemuk-gemuk, sedang mukanya lebar dan lunak. Lehernya pendek, cenderung pada pengumpulan lemak, dada besar dan penuh, alat geraknya tipis dan langsing. Tipe ini memiliki panjang tubuh sedang. Wajahnya lebar bundar sehat, cerah dengan warna muka berseri kemerah-merahan, lembut. Rambutnya sering berombak jarang (kayak tuyul perasaan??).

Manusia tipe PIKNIS memiliki temperamen jenis cyclothym yaitu bergerak terus antara riang gembira (optimism) dengan sedih putus asa atau pesimisme. Mudah mengadakan resonansi dengan orang lain, mudah bergaul, sifatnya lincah, ramah dan menyenangkan, kelembutannya tidak dibuat-dibuat, supel dan mudah menyesuaikan diri. Warna perasaannya kuat. Daya uletnya kurang, mudah dipengaruhi oleh orang lain. Mudah dipengaruhi oleh kata-kata indah. Lebih naïf sifatnya. Lebih tertarik pada hal-hal konkrit dan yang segera dari kehidupan ini daripada hal-hal yang formal dan abstrak. Terkadang tipe ini menunjukkan tanda-tanda ekstrim, ada korelasi antara psikosa (kegilaan) yang berubah-ubah. Mereka cepat tertawa-tawa dan cepat menangis sedih…tingkah lakunya cenderung menjadi manis-depresif.

Tipe kedua menurut Kretcshmer dia namakan dengan tipe ASTENIS.

Bentuk jasmaniah dari tipe ini adalah kurus tinggi (tiang listrik…). Anggota badannya tipis dan kurus, rongga dada dan bahunya sempit dan datar (kok gue banget ya???ugh!!). Dadanya ceper dan bobot tubuhnya minim. Kepalanya kecil, sedang kulitnya tampak pucat. Raut mukanya tajam, panjang atau bulat telur. Dagunya menonjol tajam dan tulang-tulangnya tampak menonjol (wah parah…bukan aku ini!!ralat..ralat!!).

Temperamen tipe ini berupa schizothyme. Tipe ini memiliki kecenderungan menarik diri, serius dan pendiam. Perasaannya halus sampai pada nervous, baik hati sampai mudah tersinggung. Amat peka perasaanya, tapi ada juga yang dingin beku hati. Ulet, berpikir secara alternative. Perasaan sosialnya tidak besar dan tidak langsung, lebih bersifat tertutup dan selalu mengadakan jarak. Schyzothym yang ekstrim cenderung memiliki kepecahan kehidupan psikis, terlalu peka/sensitive dan dingin kaku.

Individu ini memiliki perasaan yang kuat dan melekat. Tidak mudah putus asa dan ulet. Cenderung pada hal-hal yang abstrak dan kering. Pendiriannya sangat subyektif.

Tipe terakhir adalah tipe ATLETIS (L-MEN!!!)

Tipe ini memiliki ciri fisik badan tinggi tegap, tulang-belulangnya kasar tapi kuat. Urat-uratnya menonjol, berdada bidang kokoh dan kuat sedangkan pundaknya lebar…(ckckckc…bikin mupeng ae!!!). Tipe ini berkulit tebal (badak!!!), dagunya kuat dan menonjol, rahangnya lebar, tulang dahi dan mukanya lebar, hidungnya massif (gedhe???) berwajah bundar telur dan berambut lebat (gag pernah potong rambut..kebanyanyakan nonton drama korea!!!)

Temperamen manusia atletis ini biasa di istilahkan dengan viscose. Tipe ini memiliki kelambanan-kelambanan dalam beberapa hal, salah satunya adalah lamban dalam bereaksi…(TELMI!!!). Ada semacam kehidupan perasaan yang tumpul dan tidak berbentuk jelas. Sedikit kasar sifatnya…dan eksplosif serta agresif (serem pak!!)…dan menurut buku dr. Kartini Kartono halaman 106 paragraph dua baris terakhir ini, tipe ini memiliki sifat sedikit KEJAM!!! (KABURRR…)

Namun pada dasarnya semua tipe-tipe klasik atau murni tadi jarang sekali terdapat, kebanyakan muncul dalam bentuk campuran yang bisa jadi bertentangan. Antara bentuk fisik dengan jenis temperamen atau biasa disebut over crossing phenomenon.

Nah begitulah kawan…penggolongan manusia menurut Kretcshmer ini…boleh diyakini boleh tidak...jika tidak mau percaya maka bersukurlah anda…karena anda bukan mahasiswa psychology yang harus menghapal apa yang tidak dia percayai..hehe…karena teori ini ada di setiap buku-buku personality psychology yang saya temui, khususnya dibagian tipologi Kretcshmer…saya bukan mahasiswa psychology, jadi saya tidak terbebani untuk tidak meyakini teori ini seratus persen…saya lebih percaya tipologi manusia berdasar cairan tubuh sebagaimana yang dikatakan Galenus dan dilanjutkan oleh tulisan popular Florence Litteaur dalam bukunya “personality plus” . Mungkin lain waktu saya akan coba menulisnya…

Semoga tulisan ini bisa menambah khasanah keilmuan kita, sehingga jalan untuk menjadi lebih matang secara emosional semakin terbuka lebar…

Sanguinis Phase

IKATLAH ILMU DENGAN PENA

PENULIS ADALAH MAHASISWA NERS YANG NATO “NOT AFRAID TALK OPTIMISTIC”


Jika anda berpikir bahwa anda mampu menghabisi TA dalam waktu sehari-dua hari-tiga hari…maka beruntunglah anda..karena anda akan bersanding dengan saya disini dalam keadaan….GEMBEL ABIS!!!BUSHEETTT…!!menghabisi TA ternyata bukan perkara gampang layaknya buang air kecil di sungai nan deras dan penuh ikan-ikan indah bukti kekayaan hayati ibu pertiwi. Menghabisi TA (yang judulnya saja bukan bidang anda ditambah target waktu mepet) bukanlah hal yang mudah layaknya buang angin tanpa ketauan di acara upacara kemerdekaan bangsa tercinta.

Fiuh..fiuh..pokoknya…meski jam telah menunjukkan pukul 23.03 WIB, tapi Subhanallahnya TA ini tetap melakukan perlawanan pantang menyerah sambil meneriakkan ALLAHUAKBAR!! BAB 1 TAK AKAN RUNTUH!!Sehingga terasa semakin susah untuk ditaklukkan, apalagi oleh seorang muslim yang sudah jam sekian masih juga belum sholat isak…MasyaAllah…TA!!ckck, benar-benar ikut andil dalam mendegradasi moral spiritual manusia!! (rasionalisasi yang cukup logis :-P)

Diantara desakan gerakan separatis buku-buku bertuliskan personality psychology ini, saya berhasil melakukan serangan balik dan mencuri waktu istirahat sebentar untuk melemparkan ilmu-ilmu yang insyaAllah bermanfaat kepada umat sekalian..perhatikanlah kawan…waktu saya tidak banyak untuk menyampaikan sandi kemenangan manusia untuk saling memahami lintas gender ini…uhuk-uhuk (hemoptysis!!)… (LUEBAY NGGUILANI!!!)

Saat saya mencari sebuah fakta yang membuktikan bahwa tipologi kepribadian manusia pada dasarnya sangat mempengaruhi tingkat motivasi masing-masing individu, saya menemukan tulisan yang membuat saya tersenyum dan mengangguk-angguk…tulisan ini bukan datang dari tulisan ahli lintas gender layaknya John D. Gray dalam bukunya “Man from Mars and Woman from Venus’, melainkan tulisan seorang dokter spesialis jiwa yang menurut saya cukup valid untuk diarsipkan dalam brankas memori anda..

Beliau mengatakan secara tersirat bahwa sebesar apapun similarity antara wanita dan pria dalam banyak hal, tetap saja dua gender berspesies sama ini tetap memiliki perbedaan yang cukup signifikan layaknya perbedaan antara gorilla dan orangutan…seperti kuda dan keledai…atau seperti kucing dan harimau…mirip tapi berbeda…

Buku berjudul “Teori Kepribadian” karya dr. Kartini Kartono ini mengatakan, perbedaan pria dan wanita itu terletak pada perbedaaan susunan jasmaniah, tujuan hidup hakiki dan fungsi sosialnya. Bukan terletak pada perbedaan esensiil temperamen atau karakternya.

Jika wanita itu bersifat HETERO SENTRIS dan “sosialis” maka pria dikatakan lebih EGOSENTRIS dan focus pada dunia pemikiran yang lebih obyektif (zakelijk) juga esensial. Jika wanita itu sanggup pada fase tertentu MENYERAHKAN segenap kepribadiannya dan rela mengarahkan dirinya secara total pada pihak lain, sebaliknya pria tidak akan pernah secara bulat-bulat menyerahkan diri dan pribadinya pada orang lain. Pria akan menyerahkan dirinya secara total bukan pada pihak lainnya namun pada SATU IDEALISM atau CITA-CITA…sesuatu yang sifatnya abstrak.

(mungkin inilah sebab musabab beberapa wanita sering mengumbar kata.”dasar egois” pada sekelompok lelaki yang satu kelompok tugas denganya...khu..khu..khu..)

Pria seringkali muncul sebagai pemegang inisiatif yang menjadi stimulant dan PENGARAH BAGI KEMAJUAN. Pria menganggap dunia sebagai satu arena kerja yang SUPER LUAS. Ini menyebabkan pria selalu melibatkan diri dalam segala macam proyek dan pekerjaan besar. Pria selalu mengejar CITA-CITAnya dengan segenap usaha sesuai dengan idealism yang dipegangnya. Pria menganggap kehidupan ini sebagai suatu peristiwa yang otonom, sebagai suatu prospek yang mengarah pada MASA DEPAN. Pria bergerak dengan usaha EKSPANSIF yang seringkali bersifat AGRESIF dan penuh DAYA SERANG PENGUASAAN. Sehingga seringkali slogan CHANGE!!CHANGE!! itu keluar dari lidah-lidah pria lebih sering.

(hmm..mungkin ini juga yang seringkali sulit dipahami wanita bahwa pria memiliki “sense to change”, insting untuk melihat dan merubah masa depan lingkungan sekitarnya)

Sedang wanita berbeda, wanita bersifat lebih melindungi, memelihara dan mempertahankan diri. Lebih terbuka dan senang memelihara juga melindungi segala sesuatu yang dianggap sebagai milikinya. Baik itu dalam bentuk benda, manusia maupun sesuatu yang abstrak kepunyaannya.

(hal ini memperjelas bahwa perintah Islam terhadap wanita itu sangatlah sesuai..karena islam mengarahkan wanita pada “fitrahnya” berbeda dengan konsep emansipasi kebablasan yang mencoba mengobrak-abrik fitrahnya karena rasa ingin dihargai dan disetarakan)

Wanita memandang kehidupan ini sebagaimana adanya. Eksistensi hidupnya adalah satu dengan hakekat alam. Ini menciptakan tingkah laku-tingkah laku reaktif dan lebih totaliter daripada pria. Aktivitasnya menampakkan kesatuan, lebih-lebih jika disertai motif-motif yang kuat, berkesinambungan dan terjadi pada waktu yang berdekatan. Kesatuan totalitas daripada tingkah laku itu terletak pada kehidupan perasaanya yang didorong afek-afek dan sentiment-sentimen yang kuat menuju sasaran tertentu…berbeda dengan pria, kesatuan totalitas tingkah lakunya bukan berasal dari kesadaran yang mengarah pada tujuannya sebagaimana pria.

(Ini menjelaskan kenapa kaum wanita lebih total/niat dalam menyelesaikan segala macam tugas yang dibebankan dibanding pria-pria di kelas..beberapa oknum menjadi merasa SOK dengan sikap ini dan meng-underestimate pria :-P)

Seorang wanita yang terlanjur TIDAK MENYUKAI atau MEMBENCI SESEORANG, akan sangat CENDERUNG UNTUK MENOLAK, MENGHUKUM SERTA MENGADILI SEMUA TINGKAH LAKU DAN TOTALITAS PRIBADI YANG DIBENCINYA ITU. Dia TIDAK MAU membedakan antara person pribadinya dengan tingkah laku serta perbuatan orang tersebut. Segala sesuatu yang KELUAR DARI ORANG YANG DIBENCINYA ITU, olehnya diterima sebagai PRASANGKA DAN ANTIPASTI. Instelling affektif ini, yang disebut KATATYME terhadap orang-orang dan problem-problem tertentu. itu merupakan unsur kekuatan bagi wanita, tapi juga menjadi kelemahan wanita pada umumnya.

(UAGHk!!!THIS IS IT..!!THIS IS IT..!!..inilah mengapa kelas saya terkadang serasa LIKE HELL!!...hati-hati bro!!dosen wanita juga termasuk WANITA lo!!KATATYME…WASPADALAH!!)

Pada masalah-masalah ilmiah, wanita itu lebih konsekuen dan lebih akurat daripada pria. Para mahasiswi akan membuat catatan-catatan dan diktat-diktat perkuliahan yang lebih lengkap dan lebih teliti daripada mahasiswa-mahasiswa putra. Tetapi pada umumnya catatan tersebut kurang kritis karena mereka kurang bisa membedakan antara bagian-bagian yang penting dengan bagian-bagian yang kurang penting/tidak pokok.

(Ini menjelaskan mengapa kerja kelompok dengan mayoritas “wanita beneran kuliah” menjadi serasa mencekam. Semua dikerjakan sesuai kecenderungannya…sesuai gayanya….walhasil, menghasilkan setumpuk hasil tugas kelompok yang tebalnya ingin mengalahkan kamus DORLAND dan membuat orang terzolimi saat membacanya di waktu menjelang ujian…ckckc

ketika pria mengatakan “ini gag penting”, bisa diduga, laser pointer bewarna merah segera memancar dari mata-mata mereka disusul lantunan puisi yang menyindir pujangga pembuat lagu berjudul “gag penting”..)

Pada waktu-waktu senggang, wanita lebih suka menyibukkan diri dengan berbagai macam pekerjaan ringan. Sedang kaum pria lebih suka istirahat tidur atau rileks seenak-enaknya.

(ups!!..that’s why they call us Lazy..)

Di tingkat intelegensi, betapa pun baik dan cemerlangnya intelegensi yang dimiliki wanita, namun wanita tidak memiliki interest menyeluruh pada persoalan teoritis sebagaimana pria. Hal ini disebabkan adanya perbedaan pada struktur otaknya. Daripada hal yang bersifat teoritik, wanita lebih suka mencermati masalah-masalah yang menurut pria kurang penting, yaitu masalah rumah tangga, pembicaraan mengenai kehidupan sehari-hari dan kejadian-kejadian di rumah tangga.

(hmmm…wajar kalau terkadang pria sudah kadung menggebu-gebu dengan konsep idealismenya, namun wanita yang diajak bicara hanya serius dalam menahan diri untuk tidak menguap didepannya…mungkin dipikirannyapolitik…demo...aksi…whatever!!)

Bagaimana saudaraku??dipungkiri atau tidak…kita memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Perbedaan itu bukan untuk diperdebatkan atau disama-samakan. Perbedaan ini hanya butuh dipoles dengan sedikit kedewasaan sehingga tak ada lagi anggapan “saya benar dan anda salah”. Sekalipun kondisi mayoritas mendukung kebenaran hipothesis prasangka anda (karena mayoritas se-Gender dengan anda!!sehingga satu pikiran dengan anda!!)

Jika anda mendambakan orang lain memahami diri anda… sudah selayaknya anda memahami mereka terlebih dahulu…dunia nyata tidak semudah dunia anak TK yang selalu memberikan apa yang mereka inginkan, termasuk masalah perhatian, kasih sayang dan cinta. There is always a nature law exist in this universe...Mau menerima kenyataan ini atau tidak, kedewasaan andalah yang akan menjawab…

Semoga tulisan diatas bisa membuka cakrawala berpikir kita semua…MARI BERUBAH!!KARENA HAL YANG TAK AKAN PERNAH BERUBAH DI DUNIA INI ADALAH PERUBAHAN ITU SENDIRI…

(written accompanied with ZAIN BIKHA “ALLAH KNOWS” music)

Sanguinic Phase

IKATLAH ILMU DENGAN PENA

Penulis Adalah Mahasiswa NERS UB yang NATO “Not Afraid Talk Optimistic”


Menjadi seorang lelaki yang peka bagi saya tidaklah mudah. Jika diibaratkan, menjadi lelaki peka seperti mencoba memanjat dinding beroli, seperti mencari vena brachialis pada wanita obese, seperti menaikkan berat badan pada ciri tubuh bermatobolisme cepat, menyelesaikan karya tulis dalam waktu setengah hari atau seperti megedit foto yang tinggal tersisa separuh wajahnya…sulit sekali…mungkin pengaruh pola asuh orang tuakah?karakter bawaan kah?pergaulankah?entahlah…yang jelas urusan dengan makhluk yang konon kata pepatah sebagai “hal yang lebih baik daripada harta dunia dan seisinya” atau juga “racun dunia” ini selalu menghasilkan “ilmu pemahaman” yang diperoleh dari “putus silaturahmi” terlebih dahulu…

Ilmu pemahaman yang terkadang akan tidak berguna ketika kita sendirilah yang mengesampingkan…menganggap itu sebagai sebuah product sampingan dimana untuk menstabilkan kondisi “psikologik” yang kita derita pasca “bencana”, selalu kita buang juga agar hati pikiran menjadi tenang…langkah yang menurut saya cukup kurang tepat…karena pengalaman pahit yang terjadi seolah hilang menjadi gumpalan masa lalu tak berguna, tidak menambah kedewasaan kecuali malah kekerdilan jiwa seorang lelaki dan kepengecutan…traumatic untuk melakukan hal yang lebih baik...meskipun begitu, terkadang saya juga melakukannya…namun, ada saatnya ketika saya harus mengangkat kembali sebagai suatu pelajaran yang berarti untuk perubahan, setelah emosi dan mental saya menemukan daratannya…

Jika anda adalah seseorang yang mengalami hal yang sama dengan saya…hmm, maka mungkin sedikit share ini bisa meringankan beban anda..et least..anda tahu bahwa anda tak sendirian kawan…

WANITA…sesabar apapun dia…DIA BUKAN MALAIKAT, BIDADARI yang sabarnya luar biasa…so, jangan mencoba me“Tuhan” kan mereka…sadar atau tidak…ketika anda membuat kesalahan terus menerus…baik sengaja atau tidak sengaja, baik dalam keadaan paham bahwa anda sedang salah atau dalam keadaan tidak mengerti apakah anda salah, maka sesungguhnya anda telah membuat deposito/infestasi luka di hatinya yang kelak akan tak terobati seiring bertambahnya waktu…Karena mereka bukan Tuhan yang maha pengampun…yang maafnya selalu melingkupi diri kita sepanjang kita bertobat dengan sungguh-sungguh…mereka hanya manusia biasa yang berpikir dengan hati…bahasa yang kadang kaum “pejantan” tidak paham…

WANITA…sepeka apapun dia, DIA BUKAN ZAT YANG MAHA TAHU…so, jangan anggap mereka sekali lagi seperti ZAT yang Maha Memahami isi hati…Jika kepada Allah anda meminta, berucap dan menangis, maka sesungguhnya Dia telah paham sebelum anda berbicara…Dia paham apa yang anda rasakan tanpa peduli bahasa apa, sebaik apa cara anda menceritakan dan sejelas apa anda menekankan….Dia akan paham, tanpa menunggu waktu yang tepat, saat yang tepat, tempat yang tepat…karena bagiNYA waktu, saat dan tempat yang tepat adalah sesuai perasaan dan jiwa anda…WANITA berbeda!!!dia hanya manusia yang juga butuh diyakinkan, yang menggunakan hati lebih banyak untuk memproses “data-data” alasan kalian, yang membutuhkan cara, waktu, tempat dan kondisi yang tepat untuk diajak biacra dan memutuskan sesuatu…

PERCAYAI BAHASA EKSPRESI-nya dibanding bahasa verbalnya…karena TIDAK belum tentu tidak, YA belum tentu ya…semuanya memiliki akar pemikiran pengambilan keputusan yang “mbulet”…terkadang kita para lelaki tidak paham, karena “variable” yang dipertimbangkan untuk dipikirkan dalam mengambil keputusan seringkali seolah tidak ada “korelasi”nya sama sekali…

PAHAMILAH, bahwa mereka adalah makhluk yang tak bisa diajak “lari sprint” dalam hal mengambil keputusan…mereka butuh banyak waktu untuk memikirkan tawaran-tawaran anda…sekalipun bagi anda tawaran itu adalah taruhanannya nyawa, mengingat betapa seriusny anda saat itu…tak meragukan!!...namun tetap, mereka bukan makhluk logika seperti komputer…banyak variabel2 geje menurut kita yang mereka pertimbangkan…

PAHAMI KEBIASAAN-nya dalam menuangkan isi hati…terkadang se-introvert apapun individu tersebut, dia selalu punya cara untuk memuntahkan pikirannya…jika tidak curhat kepada sahabat soul matenya, maka bisa jadi ke ibunya, ibu kostnya dsb…jikalau tidak punya kebiasaan curhat karena saking tertutupnya, cobalah lihat hobinya…ketika hobinya menulis..besar kemungkinan, muntahan hati pikirannya tergores diatas kertas diarynya..atau malah di Blog-nya…jika dia seorang introvert yang melankolis, bisa jadi muntahan hatinya terdapat dalam lagu yang selalu di nyanyikannya…ayat Al Quran yang selalu dibacanya untuk menguatkan hati…

Hehe, yang satu ini sory…subyektif…JANGAN ANDALKAN SMS!!!FATAL BUNG!!!...minimal telpon…mengapa?jelas kita tahu, bahasa sms selain lemot!!inteprestasinya gag jelas blas!!miskin emosi!!feel nya gag dapet…banyak pertengkaran berawal dari hal sepele seperti salah tafsir dari sms ini…STOP USING SMS TO MAKE SOMEBODY UNDERSTAND EITHER WHAT YOUR POINT OF VIEW (sudut pandang permaslahan) OR WHAT YOU WANT TO EXPLAIN…

Don’t be to hasty dalam MENYIMPULKAN STATEMENNYA…pikirkan dulu..cari referensinya…diskusikan baik dengan sahabat wanita anda atau orang yang paham bahasa wanita…agar anda mendapatkan frame pemikiran yang sama…karena penyimpulan negative yang terlalu cepat akan mempermalukan diri anda sendiri…ujung2nya setelah mengawali pertengkaran..andalah yang akhirnya harus minta maaf kalau anda lelaki beneran…meski menyimpulkan hal negative itu terkadang terasa lebih nyaman dan logis pada awaknya…

LETAKKAN HARGA DIRI anda pada sudut pandang dan posisi yang tepat dan proporsional…tidak ada kehinaan dan perasaaan diremehkan apabila anda menempatkan harga diri pada posisi yang tepat…karena menjadi pribadi yang dewasa dan mengayomi bukanlah sebuah kehinaan…

LUPAKAN kelebihan teman2 anda yang wanita dimasa-masa sebelumnya…sehingga anda tak memiliki bahan pembanding…lihat wanita itu sebagai sosok tunggal…tunggal dalam artian stok-nya…karena anda tak akan menemukan sesuatu yang persis seperi dia dimana pun…cos everyone in this world is unique being…

JANGAN JADIKAN dia sebagai segala-galanya..kenapa?karena jelas Allah lah yang segala-galanya, jika posisi anda adalah seorang ikhwan yang sedang bertaaruf, maka jelas, dia belum tentu dia jodoh anda. Jika posisi anda adalah sebagai cowok, maka ingatlah kawan, betapa banyak lelaki yang hancur skripsinya, mati semangatnya ketika berpisah dengan wanita yang bukan haknya…jodoh sudah tertulis, apa yang kita lakukan hanyalah sekedar usaha untuk mencapai harapan…agar kelak tidak ada penyesalan karena tidak memperjuangkan sesuatu yang menjadi harapan kita ketika kita mampu memperjuangkannya…

Jadikan JANJI ITU SESUATU YANG SAKRAL!!UCAPAN YANG BAIK ADALAH JANJI YANG TAK KAN PERNAH DITARIK!!!!....

Jika anda telah dicap sebagai sesuatu yang buruk MAKA lakukan hal yang MENCERMINKAN SEORANG “lelaki”…jika anda kemudian tetap melakukan kesalahan YANG SAMA setelah usaha “lelaki” terbaik anda di kemudian hari…maka bersiaplah bung…ucapan ini akan segera anda dengar…”JANGAN COBA MASUK DALAM KEHIDUPANKU LAGI, HILANGKAN KEEGOISANMU…KARENA TERBAIK BAGIMU BELUM TENTU TERBAIK BAGIKU…”

Tulisan ini saya tulis berdasar pengalaman terbaru saya dalam berihktiar mengejar target saya menikah muda, disela-sela kesibukan menghabisi TA…hehe, bisa dikata GATOT!!karena kecacadan saya dalam menjadi pribadi muslim yang benar…atau bisa jadi mungkin saya belum cukup dewasa dan bisa jadi pula saya kurang “latihan”…

Tulisan yang cukup panjang ini semoga mampu menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu memperbaiki diri baik secara emosional maupun secara spiritual…demi mencapai obsesi menjadi manusia ideal…walau itu menjadi sebuah tujuan tanpa stasiun pemberhentian…
Semoga tulisan ini di ACC kebenarannya oleh zat yang MAHA BENAR…
(Ditulis di tengah iringan lagu winder Waltz instrumental)

Voice Of Heart Chapter 4
Choleric Phase

IKATLAH ILMU DENGAN PENA
Penulis adalah Mahasiswa yang NATO “Not Afraid Talk Optimistic”